BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates
Home / WISATA ALAM / Wisata Alam eksotis di Gunungkidul

Wisata Alam eksotis di Gunungkidul

Wisata Alam eksotis di Gunungkidul…

Kabupaten Gunungkidul adalah salah satu daerah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan letak geografis berupa perbukitan dan bebatuan karst yang membentang di hampir sebagian besar wilayah adminsitrasinya. Gunungkidul merupakan wilayah yang berada di bagian timur tenggara dari Yogyakarta yang berbatasan dengan kabupaten Bantul Yogyakarta di bagian barat dan kabupaten Wonogiri dan Klaten Jawa Tengah di bagian timur dan utara. Untuk sampai di kabupaten Gunungkidul dibutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan jarak kurang lebih 45 km dari kota Jogja. Gunungkidul dengan letak geografisnya yang berupa perbukitan karst menciptakan berbagai lokasi unik dan memiliki daya tarik wisata alam yang bisa dijumpai di beberapa lokasi. Objek wisata yang saat ini menjadi favorit wisatawan itu diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Gunung Api Purba

137776859173764954

Gunung Nglanggeran adalah satu-satunya gunung api purba di Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu. Tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit. Gunung ini terletak di desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul yang berada pada deretan pegunungan seribu sekitar 30 km arah timur dari kota Jogja yang bisa ditempuh selama 35 menit perjalanan dari kota Jogja.

Berdasarkan penelitian, gunung api ini merupakan gunung berapi aktif sekitar 60 juta tahun yang lalu lalu. Gunung api purba Nglanggeran berasal dari Gunung api dasar laut yang terangkat dan kemudian menjadi daratan selama proses alam jutaan tahun yang lalu. Gunung api purba memiliki ciri khas berupa bebatuan besar yang menjulang tinggi sehingga biasanya digunakan sebagai jalur pendakian dan tempat untuk bertapa bagi warga. Puncak gunung tersebut dinamakan gunung gedhe di ketinggian sekitar 700 meter dari permukaan laut, dengan luas kawasan pegunungan mencapai 48 ha. Gunung api Nglanggeran saat ini dikelola sebagai jalur pendakian dan objek wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.

DSC_1787

Pada tahun 1999, obyek wisata ini dikelola Karang taruna bukit mandiri yang mengenakan tarif tiket Rp 500 per orang, namun fasilitasnya belum lengkap. Mengingat banyaknya potensi budaya dan ekowisata di situs gunung api tersebut, tahun 2008 Badan Pengelola Desa Wisata Nglanggeran mengambil alih pengelolaannya dan menambah berbagai fasilitas sehingga lebih nyaman bagi pengunjung yang datang. Dari atas puncak gunung gedhe anda akan disajikan panorama alam yang indah berupa pemandangan kota Jogja dan gunung Merapi.

11588367113_d7c9e9a0d5_bEmbung Nglanggeran

Di sekitar lokasi Gunung api purba Nglanggeran dapat dijumpai embung yang merupakan bangunan berupa kolam seperti telaga di ketinggian sekitar 500 meter dari permukaan laut. Embung dengan luas sekitar 5.000 meter persegi itu dibangun oleh pemerintah Gunungkidul yang berfungsi menampung air hujan untuk mengairi kebun buah milik warga seperti kelengkeng, durian, dan rambutan yang ada di sekeliling embung, dan pada musim kemarau, para petani bisa memanfaatkan airnya untuk mengairi sawah pertanian. Pengunjung bisa naik ke embung dengan tangga yang disediakan. Sampai di sisi embung, pengunjung bisa melihat matahari terbenam dan melihat gunung api purba di seberang embung yang merupakan pemandangan alam eksotis.

Harga tiket masuk untuk menikmati wisata alam Jogja yang indah ini hanya sebesar Rp. 7 ribu di pagi hari, 9.000 rupiah di malam hari, dan untuk wisatawan asing sebesar 12.000 rupiah saja. Kawasan wisata Gunung Api Purba, Nglanggeran ini dikelola secara resmi oleh masyarakat setempat melalui Karang Taruna Desa Nglanggeran. Jika anda pecinta olahraga alam seperti pendakian gunung dan wisata eksotis, maka gunung api Nglanggeran adalah tempat yang kami rekomendasikan.

2. Air terjun sri gethuk

1424791025600-300x258

Air Terjun Sri Gethuk merupakan salah satu objek wisata alam yang terletak di dusun Menggoran, desa Bleberan, Kecamatan Playen kabupaten Gunungkidul sekitar 40 km dari kota Jogja. Air terjun ini berada di tepi sungai Oya yang merupakan sungai utama yang ada di daerah ini. Air terjun ini sedang dalam tahap pengembangan untuk menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Gunungkidul selain dari pantai dan pegunungan karst.

Air Terjun Sri Gethuk juga disebut sebagai Air Terjun Slempret. Nama air terjun Slempret sendiri berasal dari legenda yang ada di Desa Bleberan. Menurut cerita yang beredar di masyarakat disekitar lokasi, air tejun ini merupakan pusatnya para jin berkumpul. Air terjun ini bermula dari tiga sumber mata air yaitu Kedungpoh, Ngandong, dan Ngumbul. Ketiga sumber mata air tersebut mengalir menjadi satu dan membentuk butiran-butiran air yang jatuh dari tebing batuan karst yang tandus. Untuk menuju lokasi air terjun Sri gethuk, wisatawan dapat berjalan sekitar 200 meter menyusuri tepian sungai Oya, atau memanfaatkan sewa perahu kecil yang disediakan oleh pengelola dengan membayar Rp. 3 ribu per orang. Lokasi air terjun sri gethuk adalah lokasi yang unik dan menarik yang patut anda kunjungi saat berwisata di Gunungkidul Yogyakarta.

3. Goa Pindul..

IMG-20150127-WA0022-300x225

Goa Pindul adalah objek wisata alam yang unik berupa gua yang berada di desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, kabupaten Gunungkidul. Gua Pindul dikenal karena cara menyusuri gua yang dilakukan dengan menaiki karet pelampung di atas aliran sungai bawah tanah yang ada di dalam gua, kegiatan ini dikenal dengan istilah cave tubing. Aliran sungai bawah tanah dimulai dari mulut gua sampai bagian akhir gua, di dalam gua terdapat bagian sempit yang hanya bisa dilewati satu ban pelampung, sehingga biasanya wisatawan akan bergantian satu per satu untuk melewati bagian ini. Panjang gua Pindul sekitar 350 meter dengan lebar 5 meter dan jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter. Penelusuran gua Pindul memakan waktu kurang lebih selama 45 menit yang berakhir pada sebuah aliran sungai yang berada di dalam Gua Pindul yang berasal dari mata air Gedong Tujuh. Obyek wisata Gua Pindul mulai dibuka untuk umum dan diresmikan pada bulan Oktober 2010.

Gua Pindul dapat dicapai dari kota Yogyakarta menggunakan kendaraan pribadi atau sewa mobil di Jogja melewati jalan Wonosari, letaknya sekitar 7 km ke arah utara kota Wonosari, setelah memasuki Desa Bejiharjo, perjalanan dilanjutkan mengikuti jalan aspal. Lokasi sekretariat Goa Pindul berada di ujung jalan. Disini terdapat sekitar tujuh pengelola wisata yang masing masing memiliki lokasi berbeda dan dikelola oleh para warga dan karangtaruna desa Bejiharjo. 

Saat menelusuri goa pindul anda akan menjumpai bebatuan stalaktit,  yaitu sejenis mineral sekunder yang menggantung di langit-langit gua kapur. Bahkan ada stalaktit yang sudah tumbuh sampai bawah dan menjadi seperti pilar dan eberapa batuan karst yang masih hidup dan meneteskan air. Goa Pindul terbagi menjadi tiga zona, yaitu zona terang, remang dan gelap. Salah satu bagian Goa Pindul terdapat tempat yang cukup lebar sehingga terlihat seperti kolam dan terdapat celah yang cukup lebar tempat sinar matahari masuk. Celah ini juga dapat dilalui sebagai jalur masuk dengan cara memasuki gua secara vertikal. Tempat wisata sekitar Goa Pindul terdapat Goa Gelatik (gua kering), susur (rafting) sungai Oya, monumen peninggalan Jenderal Soedirman, dan situs purbakala Sokoliman. Untuk harga tiket masuk wisatawan dikenakan Rp. 35 ribu untuk goa Pindul, Rp. 45 ribu untuk rafting sungai Oya, dan Rp. 30 ribu untuk goa Gelatik. Objek wisata Goa pindul dan sekitarnya saat ini telah menjadi objek wisata utama bagi wisatawan yang datang ke Gunungkidul. Jika anda pecinta wisata alam eksotis, goa pindul adalah destinasi wisata yang tidak boleh anda lewatkan.

4. Goa Kalisuci

1174_Suasana_asri__dan_penuh_ketenangan_akan_Anda_rasakan_selama_didalam_Gua_Kalisuci_(2)

Goa Kalisuci terletak di Desa Pacarejo Kecamatan Semanu, dengan jarak 12 km dari kota Wonosari. Kalisuci terletak di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Merupakan wisata alam minat khusus yang cukup ekstrim berupa susur sungai (rafting) bawah tanah sekaligus susur goa (cave tubing) di kawasan karst Gunungkidul.

Saat mengunjungi objek wisata ini anda akan disajikan perpaduan wisata ekstrim dengan pemandangan alam dan bebatuan karst yang eksotis. Keunikan yang dijumpai di dalam goa kalisuci antara lain adalah fenomena bentukan bentang alam, karst permukaan berupa bentukan depresi yang runtuh yang membentuk goa-goa vertikal dan bentukan positif berupa bukit karst berbentuk kerucut, sedangkan bawah permukaan berupa aliran sungai bawah tanah yang mengalir melalui goa-goa horisontal yang merupakan suatu sistem aliran sungai bawah tanah yang saling berhubungan satu-sama lain di kawasan karst Gunungkidul. Di kawasan ini wisatawan dapat melakukan aktivitas susur goa dengan menggunakan peralatan khusus seperti perahu karet, tali, dan lain-lain. Wisatawan juga dapat menikmati keindahan goa kalisuci dengan stalaktit dan stalakmit, keindahan dan kesejukan yang menyatu serta petualangan yang penuh tantangan.

Melewati sungai yang mengalir menyusuri goa-goa bawah tanah menjadi salah satu potensi wisata yang ditawarkan tempat ini. Dengan ditemani pemandu anda akan diajak hanyut ke dalam goa Kalisuci dan Luweng Glatik (goa Glatik). Tak harus bisa berenang, karena semua pengunjung akan dilengkapi dengan pelampung dan helm sebagai sarana standar keselamatan. Goa ini cukup panjang dengan langit-langit juga cukup tinggi dan kedalaman sungai sekitar 2-3 meter. Sepanjang perjalanan juga akan banyak penjelasan dari pemandu wisata mengenai struktur dan keunikan goa. Di dalam goa memang cukup gelap dan sengaja tidak disediakan penerangan demi menjaga ekosistem alam yang ada. Untuk menikmati wisata ekstrim ini anda dikenakan tarif Rp. 65 ribu minimal untuk 5 orang per paketnya. Bagi anda pecinta wisata ekstrim dan menantang, maka goa kalisuci patut anda kunjungi.

5. Goa Jomblang

1752297goa-31780x390

Goa Jomblang merupakan gua vertikal yang terletak di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu Gunungkidul Yogyakarta berdekatan dengan objek wisata Goa kalisuci. Goa ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. Itulah yang membuat unik karena di dalam goa terdapat luas mulut goa sekitar 50 meter ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang, dan inilah tujuan utama dari Goa Jomblang ini.

Untuk sampai ke dasar Goa, anda akan dipandu oleh pemandu yang sudah berpengalaman dengan menuruni gua menggunakan tali dengan kedalaman sekitar 60 meter kebawah. Saat sampai di dasar gua anda akan dipandu menuju luweng Jomblang yang menyajikan pemandangan alam berupa cahaya yang masuk melalui celah diatas goa yang indah dan sering disebut sebagai cahaya dari surga. Mengingat objek wisata ini cukup ekstrim maka dibutuhkan keahlian dan minat khusus bagi setiap orang yang ingin mengunjunginya.

 

Inilah beberapa objek wisata alam eksotis dan unik yang terdapat di wilayah kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain objek wisata alamnya, Gunungkidul juga dikenal dengan objek wisata lain berupa deretan pantainya yang indah di sepanjang wilayah selatan yang berbatasan dengan samudera Hindia. Jadi jika anda datang untuk berlibur dan berwisata di Jogja dan sekitarnya, Gunungkidul adalah destinasi wisata alam yang patut anda kunjungi dan mengingat lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, untuk mencapai semua objek wisata ini anda dapat memanfaatkan jasa rental mobil Jogja dan sewa mobil di Jogja dengan harga murah dan terjangkau agar wisata anda lebih aman dan nyaman.

Selamat berwisata…

About Admin

Check Also

Gunung Merapi

Gunung Merapi.. Gunung Merapi adalah salah satu gunung teraktif di Indonesia dengan ketinggian puncak 3000 ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *